Jumat, 22 Juli 2011

Pengertian Dan Fungsi Gizi pada Makanan


1.      Pengertian Gizi
      Irianto(2007:16). Kata “gizi” berasal dari bahasa arab “gizzah”, yang artinya zat makanan sehat. Untuk jadi sehat, setiap orang mempunyai kebutuhan gizi yang berbeda-beda tergantung pada usia dan kondisi tubuhnya. Jadi, anak balita berbeda kebutuhan gizinya dengan anak usia 7 sampai 9 tahun. Orang yang kurus tidak sama kebutuhan gizinya dengan orang yang gemuk.
      Berdasarkan pengertian di atas, maka setiap orang perlu makan untuk menjaga agar tubuhnya tetap melakukan segala proses fisiologis . Makanan berfungsi untuk menjamin kelangsungan hidup karena ada yang berfungsi sebagai sumber tenaga, pembangun, dan pelindung atau pengatur segala proses. Selain itu pula, bila seseorang salah dalam mengkonsumsi makanan dapat menimbulkan dampak yang tidak baik. Makanan yang di makan sehari-hari hendaknya merupakan makanan yang seimbang, terdiri atas bahan-bahan makanan yang tersusun secara seimbang baik kualitas maupun kuantitas untuk memenuhi syarat hidup sehat.
Menu simbang adalah menu yang terdiri dari beraneka ragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai sehingga memenuhi kebutuhan gizi seseorang  guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dan proses kehidupan serta pertumbuhan dan perkembangan. Pola menu seimbang mulai dikembangkan pada tahun 1950 dengan istilah “Empat Sehat Lima Sempurna”.(Hariyani Sulistyoningsih, 2011:73)
Dalam menyusun menu seimbang diperlukan pengetahuan  bahan makanan karena nilai gizi setiap bahan makanan tiap golongan tidak sama (Almatsier, 2003).
1)        Golongan makanan pokok
Jenis padi-padian merupakan bahan makanan pokok yang memilki kadar protein lebih tinggi dari umbi-umban. Jika bahan makanan pokok yang digunakan berasal dari umbi-umbian maka harus disertai laklauk dalam jumlah yang lebih besar. Porsi makan pokok yang dianjurkan dalam sehari untuk orang dewasa adalah sebanyak 300-500 gram beras atau sebanyak 3-5 piring dalam sehari.
2)     Golongan lauk
Lauk sebaiknya terdiri dari campuran hewani dan nabati. Lauk hewani memiliki nilai bilogik yang tinggi dibandingkan nabati. Porsi lauk hewani yang dianjurkan untuk orang dewasa dalam sehari sebanyak 100 gram atau 2 potong ikan/daging/ayam, sedangkan porsi nabati dalam sehari sebanyak 100-150 gram atau 4-6 potong tempe. Tempe dapat diganti dengan tahu atau kacan-kacangan.
3)     Golongan sayuran
Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral, porsi sayuran dalam bentuk tercampur yang dianjyrkan untuk orang dewasa dalam sehari adalah 150-200 gram atau sebanyak 1-2 mangkok dalam keadaan matang.
4)    Golongan buah
Buah berwarna kuning banyak mengandung provitamin A sedangkan buah yang terasa kecut pada umumnya kaya vitamin C. porsi buah yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 200-300 gram atau 2-3 potong dapat berupa pepaya atau buah-buahan lain.
5)        Susu dan olahannya
Susu  merupakan sumber kalsium yang baik, tetapi sedikit sekali mengandug vitamin Cdan zat besi. Porsi susu yang dianjrkan dalam sehari sebanyak 1 gelas.
6)        Lain-lain
Selain kelima golongan yang telah disebutkan, menu yang disusun biasanya mengandung gula dan minyak, sebagai penyedap dan pemberi rasa gurih. Penggunaan gula biasanya sebanyak 25-35 gram/hari, sedangkan minyak sebanyak 25-50 gram/hari.

2.     Fungsi Gizi Pada Makanan
      Pola konsumsi makanan seseorang di pengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya : sosial, ekonomi lingkungan budaya seperti kebiasaan, kepercayaan, tahayul, adat, yang akan menentukan keadaan gizi seseorang. Kebutuhan seseorang akan jumlah gizi yang berkualitas tergantung pada usia, jenis kelamin, dan jenis kegiatan sehari-hari. Irianto (2007:77).
      Dalam kehidupan manusia sehari-hari, orang tidak terlepas dari makanan, karena makanan adalah salah satu persyaratan pokok untuk manusia, disamping udara (oksigen). Empat fungsi pokok makanan bagi kehidupan manusia adalah untuk :
a.  Memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan / perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak.
b.  Memperoleh energi guna melakukan kegiatan sehari-hari.
c.   Mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral    dan cairan tubuh lainnya.
d.    Berperan didalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit.
      Menurut Irianto (2007:16). Makanan ialah segala sesuatu yang di pakai atau yang di pergunakan oleh manusia supaya dapat hidup. Zat makanan yang di perlukan oleh tubuh manusia meliputi karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air. Protein, lemak, dan karbohidrat, disebut zat makanan pokok karena banyak memberikan kalori. Zat-zat makanan yang baik harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.
1)      Harus cukup memberikan kalori.
2)      Harus ada perbandingan yang baik antara zat makanan pokok, yakni: Karbohidrat, protein, dan lemak.
3)      Protein yang masuk harus cukup banyak dan mengandung asam amino.
4)      Harus cukup mengandung vitamin.
5)      Harus cukup mengandung garam mineral.
6)      Harus mudah dicernakan oleh alat pencerna.
7)      Harus bersifat higienis.
      Untuk mencapai kesehatan yang optimal diperlukan makanan bukan sekedar makanan tetapi makanan yang mengandung gizi atau zat-zat gizi. Zat-zat makanan yang diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ini dikelompokkan menjadi 5 macam, yakni protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan air. Fungsi-fungsi zat makanan itu antara lain sebagai berikut :
1.   Protein
Protein merupakan kelompok makanan yang mengandung nitrogen, yang berguna untuk pertumbuhan, perbaikan dan pertumbuhan baru. Selain itu, protein dibangun atas kombinasi asam amino dan dalam proses pencernaan setiap protein dipecah oleh enzim-enzim menjadi berbagai asam amino. Kebutuhan protein oleh jaringan tubuh 80-100 gram dalam susunan makanan normal setiap hari. (Syaifuddin,2006:214).
2.   Lemak
Lemak merupakan senyawa organik yang mengandung unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Fungsi lemak adalah : sebagai sumber energi utama bagi tubuh, merupakan bahan makanan cadangan, dapat melarutkan vitamin A, vitamin D, vitamin E dan vitamin K, pelindung organ-organ penting seperti mata, ginjal dan jantung dan sebagai pelindung tubuh dari suhu yang rendah agar tidak kedinginan.( Irianto,2007:28).
3.   Karbohidrat
Syaifuddin (2006:214)  menyatakan, mengandung zat karbon ikatan dengan hidrogen dan oksigen dalam perbandingan yang ada dalam air (H2O). Kelompok makanan tertentu menghasilkan panas dan energi untuk tubuh, karbon dan oksigen membentuk karbondioksida untuk menghasilkan energi.
4.   Vitamin
Vitamin adalah senyawa organik yang tidak dapat disusun sendiri oleh tubuh, kecuali vitamin K. Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh walaupun dalam jumlah kecil. Vitamin tidak dapat memberikan energi dan tidak dapat dihilangkan karena sangat dibutuhkan agar fungsi tubuh tetap normal. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari harus mengandung vitamin dalam jumlah yang cukup banyak.(Irianto,2007:36).

5.   Air
Air sangat penting bagi kesehatan. Dua pertiga dari berat tubuh terdiri dari air. Kekurangan air akan lebih parah apabila kekurangan  bahan makanan. Air merupakan bagian yang besar dari jaringan yang berfungsi untuk melarutkan berbagai zat, membantu perubahan kimiawi dalam alat pencernaan, dan mempertahankan konsentrasi normal garam dalam jaringan dan mengatur berbagai proses dalam tubuh sehingga terjadi proses osmosis.(Syaifuddin,2006:215).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar